Sungguh kita harus menghargai kerja keras ayah yang mencari nafkah untuk anaknya, buku harian ini berisi pengalaman ayah Dongdong yang rela jauh dari anaknya untuk mencari nafkan dan mendapat banyak pengalaman menantang.

Ringkasan Vol 1
Vol 1 ini bercerita tentang surat yang sangat bernilai dari ayah kepada Dongdong, anak yang tinggal di Qingce Village. Ayah sangat ingin kembali dari Inazuma dan membawa Dongdong melihat Kapal The Crux di pelabuhan Liyue.
Si ayah juga bercerita tentang pengalamannya mencari emas di Yaoguang Shoal dan sangat ingin membeli rumah di pelabuhan Liyue.
Si ayah juga pernah ke Luhua Pool di Guili Plains dan bertemu dengan Ruin Guard (Penjaga Reruntuhan).
Ayah juga pernah pergi ke Jueyun Karst dan melihat pemandangan alam yang luar biasa, lebih baik dari desa Qingce. Disini dia mendapatkan botol anggur ajaib yang anggurnya tidak bisa habis.
Pada akhir vol 1, si ayah berharap Dongdong tidur tepat waktu, tidak terlalu banyak makan manis dan bersikap baik pada kakek dan neneknya.
Komentar Vol 1
Tampaknya ayah Dongdong sangat mencintai anaknya, dia sangat ingin mengajak anaknya bepergian kemanapun dia pergi, sungguh ayah yang bertanggung jawab, di vol 1 ini dia menggambarkan betapa indah dan seru nya perjalanan dia.
Ringkasan Vol 2
Si ayah berusaha mendulang emas disini tetapi dia tidak mendapatkan apa-apa. Informasi yang dia dapat tentang Yaoguang Shoal ini sudah sangat ketinggalan zaman. Si ayah ingin pulang walaupun dengan tangan kosong dan berharap Dongdong makan malam tepat waktu.
Ditengah jalan dia tersesat karena kabut dan berusaha kabur dari Hilichurl sambil berdoa kepada Geo Lord untuk keselamatannya sendiri, dia sangat ingin pulang hidup-hidup. Buku harian berakhir tidak selesai, tampaknya dia berusaha kabur.

Komentar Vol 2
Volume ini menceritakan tentang ayahnya yang sampai di Yaoguang Shoal. Dia ke sana karena mempercayai cerita dari kru penambang tua yang berkata bahwa di Yaoguang Shaol terdapat banyak emas tapi, sampai tiba di sana dia menyesal karena di sana tidak ada apa-apa. Dia tersesat tak tau arah tujuan karena kabut menyelimuti Yaoguang Shoal. Sialnya lagi dia mendengar Hillchrul di sekitarnya.
Ringkasan Vol 3
Sekeluarnya dari kamp Hilichurls hidup-hidup dan nyasar di kabut, kali ini si ayah pergi ke Guili Plains, disini ia hampir dibunuh Ruin Guard. Pada saat hujan lebat, petir menyambar dengan keras ke Ruin Guard dan benda itu hidup mengejar si ayah.
Ruin Guard langsung mengangkat dan melempar ayah, kalau tidak memanfaatkan keadaan dan berlari menuju gua, mungkin dia sudah tinggal nama. Si ayah bersembunyi sambil ketakutan didalam gua.

Komentar Vol 3
Sungguh sial sekali cerita si ayah ini, sudah jatuh tertimpa tangga. Saya yakin dalam keadaan seperti ini dia pasti tetap semangat hidup dan tidak menyerah walaupun sangat ketakutan karena mengingat anaknya Qingce Village.
Halaman 1 dari 2