
Square Enix, publisher dari game Marvel’s Avengers, baru saja merilis laporan keuangan terbaru. Namun analis industri gaming langsung menyoroti hasil penjualan dari Marvel’s Avengers yang justru menelan kerugian besar.
Eurogamer melaporkan bahwa divisi game Square Enix, Digital Entertainment – HD Games, telah membukukan kerugian operasional sebesar Rp 693 miliar.
Dikutip dari Twitter, analis industri gaming asal Jepang, David Gibson, membocorkan bahwa penjualan game Marvel’s Avengers tak sesuai dengan ekspektasi Square Enix mengingat penjualannya hanya mencapai 3 juta copy atau 60% dari rencana awal.
David Gibson menuturkan biaya pembuatan gamenya memakan sekitar Rp 1,4 triliun tetapi hanya terjual 3 juta copy. Tentunya ini adalah pencapaian yang tidak bagus mengingat banyak karakter populer di game Marvel’s Avengers.

Baru-baru ini, Crystal Dynamics, developer dari game Marvel’s Avengers, mengkonfirmasi bahwa Marvel’s Avengers tidak akan dirilis ke konsol generasi terbaru (Playstation 5 dan Xbox SeriesX/S) hingga 2021 mendatang.