4. Kesimpulan Tidak Singkat
Sekali lagi adanya ssd seperti ini dengan harga yang cukup terjangkau adalah sebuah angin segar mengingat ukuran game, foto dan video yang semakin besar. Saya ingat sekali sekitar 2012 ssd 250GB seharga Rp1.500.000,- sekarang barang yang sama bisa didapat dengan rentang harga Rp750.000,-

Melihat harga dan performanya saya memiliki beberapa kesimpulan berdasarkan penggunaan pribadi saya sendiri :
Penggunaan casual : pekerjaan dokumen kantor, edit foto, hiburan ringan, mini game
Kalau memang pc/laptopnya hanya dipakai untuk penggunaan sehari-hari, ssd ini saya rasa sangat worth. Kecepatan dan seek time nya yang sangat singkat pasti sangat membantu kebutuhan penggunaan casual apalagi harganya yang cukup murah.
Penyimpanan Cold Storage / Secondary Drive
Saya rasa inilah letak kegunaan ssd ini yang paling baik, sebagai secondary storage. Kalau kalian sering menyimpan data yang jarang dipakai (cold data) seperti video atau foto, atau dokumen, ssd ini sangat cocok sekali melihat harga dan performanya readnya yang stabil dan cukup tinggi.
Kalian bisa memakai ssd yang lebih cepat sebagai hot storage atau storage utama kalian, sementara ssd ini dipakai sebagai secondary tempat kalian menyimpan data.
Game Esport
Game esport yang saya maksudkan disini seperti Dota2, Valorant, CS GO, Pubg PC, dan mungkin Fall Guy. Saya rasa ssd ini cocok sekali untuk game esport yang rata-rata berukuran dibawah 20gb. Walaupun kecepatan ssd bisa turun ke 75MB/s tetapi seek time nya masih sangat cepat dan sudah sangat lebih dari cukup untuk mempersingkat loading windows / game esport, apalagi kita mendapat daya tahan sekitar 360TBW yang kemungkinan besar tidak akan habis dalam waktu 3 tahun.
Game Single Player
Seperti yang kita tahu, game single player sekarang ukuranya besar sekali 40gb+, yang saya maksud disini adalah Witcher 3, Horizon Zero Dawn, Gears 5, Assasin Creed, dsb. Disinilah letak dillema penggunaan ssd ini. Di satu sisi saya merasa ssd ini sangat worth sekali karena harga, kapasitas dan kecepatan read nya yang stabil.

Sementara disisi lain saya merasa masa pakai 360TBW ssd akan cepat habis kalau kita rajin mengikuti game baru dengan ukuran 40gb+ yang berarti akan ada proses install, hapus dan update yang berkala. Memang sekali lagi hal ini adalah keputusan setiap pemakai dan bergantung banyaknya game.
Tetapi untuk saya rasa dampak positifnya lebih berat jadi saya pribadi pasti akan memakai ssd untuk bermain game single player walaupun berukuran besar.
Edit Video, Streaming Sambil Recording
Disinilah letak ketidak cocokan SSD ini. Proses edit video pasti sangat terbantu dengan kecepatan read-write yang besar sementara ssd ini memberikan kecepatan yang bisa turun sampai 75MB/s dibandingkan kelas Evo yang bisa stabil di 300MB/s keatas. Proses render video juga akan cepat menghabiskan ketahanan ssd ini, saya yakin 360TBW akan sangat cepat habis kalau pengguna rajin melakukan editing video menggunakan ssd ini.
Untuk penggunaan main game sambil streaming saya rasa tidak akan ada kendala, yang cukup menarik saya rasa ketika kita melakukan streaming game sambil recording pada ssd ini bersamaan. Untuk merekam 1080p 30fps kita membutuhkan sekitar 10MB/s speed write yang berarti menyisakan sekitar 65Mb/s write yang dipakai untuk melakukan save game, belum lagi ketika bermain game dibutuhkan kecepatan read. Kalau speed ssdnya habis pastilah komputer akan hang sejenak dan streamingan juga akan ikut hang. Saya menyarakankan proses streaming dan recording game di 2 drive yang terpisah agar proses tidak terlalu terganggu.
-end